Jurnal Ketahanan Nasional
Vol 31, No 3 (2025)

Multikulturalisme dan Ketahanan Sosial: Strategi Integrasi Nasional dalam Konteks Perubahan Sosial di Ambon dan Sanggau

Mudalipa, Musdalipa (Unknown)
Meiyani, Eliza (Unknown)
Munirah, Munirah (Unknown)
Hayan Mochammad, Fadhil (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi nasional dalam memperkuat ketahanan sosial di wilayah multikultural pascakonflik, dengan studi kasus di Kota Ambon (Maluku) dan Kabupaten Sanggau (Kalimantan Barat). Kedua wilayah ini dipilih karena memiliki latar belakang konflik sosial yang berbeda namun sama-sama merepresentasikan tantangan integrasi dalam konteks keberagaman etnis, agama, dan nilai budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus melalui teknik analisis tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi nasional di Ambon berhasil didorong oleh sinergi antara intervensi negara, seperti pendidikan damai dan forum kerukunan umat, dan revitalisasi nilai lokal Pela Gandong sebagai instrumen sosial rekonsiliasi. Sebaliknya, di Sanggau, strategi integrasi cenderung bersifat top-down dan belum mengakomodasi secara penuh nilai-nilai hukum adat Dayak, sehingga ketahanan sosial rentan terganggu oleh konflik agraria dan eksklusi budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan integrasi nasional sangat bergantung pada pengakuan substantif terhadap nilai lokal serta kolaborasi antara negara dan masyarakat. Rekomendasi mencakup penguatan kebijakan berbasis budaya, desain pendidikan multikultural kontekstual, dan pelibatan aktif lembaga adat dalam proses pembangunan sosial.

Copyrights © 2025