Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan tinggi, terutama dalam cara lembaga dan dosen mengenali serta mengembangkan potensi mahasiswa. Dalam konteks ini, manajemen bakat menjadi elemen strategis dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan praktik manajemen bakat di era kecerdasan buatan dan pembelajaran personal, serta mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan keberhasilan belajar mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 80 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021–2025, mencakup jurnal bereputasi internasional (Scopus Q1–Q3) dan nasional (SINTA 1–2). Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik yang mencakup empat fokus utama: (1) konstruksi dan dinamika manajemen bakat di pendidikan tinggi, (2) pemanfaatan AI untuk personalisasi pembelajaran, (3) hubungan antara pengelolaan bakat dan keberhasilan belajar, serta (4) implikasi kebijakan bagi lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sistem berbasis data dan AI dapat memperkuat proses identifikasi bakat, meningkatkan motivasi intrinsik mahasiswa, serta memperkaya strategi pembelajaran individual. Studi ini menegaskan bahwa manajemen bakat bukan hanya instrumen pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga fondasi bagi terwujudnya pendidikan tinggi berkelanjutan yang mendukung capaian Sustainable Development Goal 4 (Quality Education).
Copyrights © 2025