Ildawati, Titis
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen bakat di era kecerdasan buatan dan pembelajaran personal: strategi meningkatkan keberhasilan belajar mahasiswa pendidikan tinggi Ildawati, Titis; Nefiyarni, Nefiyarni; Afdhal, Afdhal
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026421jpgi0005

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan tinggi, terutama dalam cara lembaga dan dosen mengenali serta mengembangkan potensi mahasiswa. Dalam konteks ini, manajemen bakat menjadi elemen strategis dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan praktik manajemen bakat di era kecerdasan buatan dan pembelajaran personal, serta mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan keberhasilan belajar mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 80 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021–2025, mencakup jurnal bereputasi internasional (Scopus Q1–Q3) dan nasional (SINTA 1–2). Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik yang mencakup empat fokus utama: (1) konstruksi dan dinamika manajemen bakat di pendidikan tinggi, (2) pemanfaatan AI untuk personalisasi pembelajaran, (3) hubungan antara pengelolaan bakat dan keberhasilan belajar, serta (4) implikasi kebijakan bagi lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sistem berbasis data dan AI dapat memperkuat proses identifikasi bakat, meningkatkan motivasi intrinsik mahasiswa, serta memperkaya strategi pembelajaran individual. Studi ini menegaskan bahwa manajemen bakat bukan hanya instrumen pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga fondasi bagi terwujudnya pendidikan tinggi berkelanjutan yang mendukung capaian Sustainable Development Goal 4 (Quality Education).
Integrasi nilai kearifan lokal minangkabau dalam pengembangan kurikulum untuk pendidikan berkelanjutan di sekolah dasar Ildawati, Titis; Bentri , Alwen; Hidayati, Abna
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026423jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam proses integrasi nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau ke dalam pengembangan kurikulum sekolah dasar di Sumatera Barat dalam perspektif pendidikan berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goal (SDGs) 4 tentang pendidikan bermutu. Kajian ini menggunakan metode library-based research dengan menelaah 80 artikel dan sumber akademik terindeks nasional dan internasional (2021–2025) yang relevan dengan topik integrasi budaya lokal, kurikulum kontekstual, pendidikan berkelanjutan, dan pedagogi responsif budaya. Hasil sintesis menunjukkan bahwa nilai-nilai Minangkabau seperti Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Kato Nan Ampek, dan prinsip gotong royong merupakan fondasi etnopedagogik yang signifikan dalam membangun model kurikulum kontekstual dan humanis. Integrasi nilai tersebut dilakukan melalui desain kurikulum tematik, pembelajaran berbasis proyek (PBL), dan penguatan karakter peserta didik yang selaras dengan profil pelajar Pancasila. Penelitian juga menemukan bahwa integrasi nilai lokal dapat meningkatkan relevansi kurikulum, memperkuat identitas budaya, dan menumbuhkan kesadaran ekologis serta sosial, sehingga berkontribusi terhadap SDGs 4 dalam aspek kualitas, inklusivitas, dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini menegaskan perlunya kebijakan dan kemitraan antara sekolah, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi (melalui program Kampus Berdampak) untuk memperkuat kapasitas guru dalam pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal. Kajian ini menawarkan model konseptual Kurikulum Minangkabau SDGs 4 sebagai kerangka pengembangan pendidikan dasar berkelanjutan di Sumatera Barat.