Tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya hidup JOMO terhadap keputusan berkunjung pada obyek wisata kabupaten Lembata. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan domestic yang berkunjung ke obyek wisata kabupaten Lembata. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang telah mengunjungi obyek wisata kabupaten Lembata di pengaruhi oleh gaya hidup JOMO. Teknik pengambilan sampel menggunakan kategori nonprobability sampling dengan melibatkan pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria tersebut mencakup, a.Responden yang sudah mengunjungi obyek wisata kabupaten Lembata yang di pengaruhi oleh gaya hidup JOMO b.Responden dengan usia di atas 17 tahun, karena pada usia ini diharapkan responden memiliki kemampuan untuk menilai dan memahami variabel-variabel penelitian. Menurut Hair et al. (2010), Penentuan dengan jumlah sampel yang representative adalah tergantung pada jumlah indicator (item Kuisioner) dikali 5 sampai 10. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sampel = jumlah indicator (item Kuisisoner) 18 item pertanyaan = (10 x 10) =100, jadi jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data antara lain observasi dengan melakukan pengamatanlangsung di lapangan, dengan membagikan kuesioner dalam bentuk per-tanyaan yang di bagikan kepada responden. Dan terdapat rancangan pertanyaan dan pernyataan yang berhubungan dengan masalah penelitian dan tiap jawaban mempunyai makna dalam menguji hipotesis. Hasil Penelitian menunjukan terdapat pengaruh variabel gaya hidup JOMO terhadap variabel keputusan berkunjung pada obyek wisata kabupaten Lembata sbebesar 61,1%.
Copyrights © 2025