Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri maklon kosmetik yang melibatkan penggunaan bahan kimia dan peralatan mekanis. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya kerja di PT. ASK dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). HAZOP digunakan untuk mengidentifikasi penyimpangan, penyebab, konsekuensi, serta tindakan pencegahan berdasarkan matriks risiko. Sementara itu, FMEA menghitung Risk Priority Number (RPN) melalui penilaian severity, occurrence, dan detection. Hasil penelitian menunjukkan risiko tertinggi terdapat pada proses mixing, packaging, filling, dan penerimaan bahan baku. Beberapa potensi bahaya utama antara lain tumpahan bahan kimia (RPN 144), reaksi bahan dalam mixer (RPN 120), serta postur kerja yang tidak ergonomis (RPN 112). Temuan ini menegaskan bahwa penerapan HAZOP dan FMEA efektif dalam memberikan penilaian risiko secara menyeluruh serta membantu perusahaan merumuskan langkah pencegahan. Dengan demikian, penerapan K3 secara sistematis sangat penting untuk meminimalkan risiko dan mendukung perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen keselamatan kerja.
Copyrights © 2026