Kualitas air merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan ketersediaan sumber air bersih bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sumur di lima wilayah Kabupaten Jember—Desa Slateng (Ledokombo), Desa Gumuksari (Kalisat), Desa Bendelan (Arjasa), Desa Semboro, dan Kelurahan Sumbersari—berdasarkan parameter turbiditas, pH, dan total dissolved solids (TDS). Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni 2025, dengan pengukuran langsung di lapangan dan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil pengukuran. Nilai turbiditas, pH, dan TDS dibandingkan dengan baku mutu kualitas air kelas I sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai turbiditas berkisar 0–0,9 NTU, pH antara 6,8–7,92, dan TDS antara 207–427 mg/L. Seluruh parameter tersebut masih berada dalam batas baku mutu air kelas I, sehingga kualitas air di kelima lokasi tergolong baik dan layak digunakan sebagai sumber air baku setelah pengolahan sederhana. Variasi kecil antar lokasi menunjukkan pengaruh kondisi geologis dan aktivitas domestik terhadap karakteristik air tanah setempat. Penelitian ini merekomendasikan pemantauan berkala dan perluasan analisis terhadap parameter kimia serta mikrobiologis untuk memperoleh gambaran kualitas air yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2025