Kepatuhan kontrol pasca rawat inap merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pemulihan pasien. Pendidikan kesehatan dalam discharge planning diyakini dapat meningkatkan pemahaman pasien terkait pentingnya kontrol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dalam pelaksanaan discharge planning terhadap kepatuhan kontrol pasien pasca rawat inap. Penelitian menggunakan desain Quasy Eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap sebanyak 7.160 dibagi rerata selama bulan Januari-Mei 2024 didapatkan hasil 1.432 pasien. Sampel terdiri dari 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien patuh untuk kontrol pasca rawat inap sebanyak 83 responden (89,2%) dan tidak patuh kontrol pasca rawat inap sebanyak 10 responden (10,8%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan hasil (p value = 0.000 < 0.05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan dengan kepatuhan kontrol pasca rawat inap. Berdasarkan hasil analisis, pendidikan kesehatan terbukti meningkatkan kepatuhan pasien pasca rawat inap terhadap kepatuhan kontrol. Edukasi yang diberikan membantu pasien memahami pentingnya kontrol pasca rawat inap untuk mencegah komplikasi dan mastikan efektivitas pengobatan. Pendidikan kesehatan tidak hanya berdampak pada peningkatan kepatuhan tetapi juga membentuk pola pikir dan kebiasaan sehat yang berkelanjutan
Copyrights © 2025