Program Asistensi Mengajar merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan pengalaman autentik kepada mahasiswa calon pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan pelaksanaan Program Asistensi Mengajar menggunakan model evaluasi CSE–UCLA dengan fokus pada aspek system assessment dan program planning, . Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain evaluatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terhadap koordinator program, dosen pembimbing, guru pamong, mahasiswa, kepala sekolah, dan siswa , kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan analisis kualitatif naratif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan program berada pada kategori sangat baik, dengan persentase 100% pada aspek System Assesment, 93.3% pada aspek program planning serta rata-rata keseluruhan sebesar 96,65%. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala pada tahap implementasi, terutama terkait manajemen kelas dan adaptasi mahasiswa. Secara keseluruhan, program dinilai efektif dan layak untuk dilanjutkan dengan penguatan pembekalan dan supervisi.
Copyrights © 2025