Holistik Jurnal Kesehatan
Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9 (edisi khusus konference)

Hubungan antara beban kerja dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian skinning di PT. X

Rantung, Nathaniel Jusuf (Unknown)
Sondakh, Ricky C (Unknown)
Langi, Fima Lanra Fredrik G (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

Background: Productivity is an important factor in making an organization or individual more efficient, effective, and of higher quality. The Ministry of Manpower recorded that the average labor productivity in Indonesia reached Rp89.33 million per person in 2024. Meanwhile, the labor productivity in North Sulawesi ranked 19th out of 38 provinces, reaching Rp82.38 million. Purpose: To analyze the relationship between workload and work productivity among workers in the skinning section. Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design, conducted at PT. X with a total sampling technique involving all 58 skinning section workers. The instruments used included a workload assessment based on calorie expenditure according to the Indonesian National Standard (SNI) and a work productivity questionnaire. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Spearman Rank correlation test. Results: Most skinning section workers at PT. X had a light workload (62.1%), while 37.9% had a moderate workload, and none had a heavy workload. In terms of productivity, the majority of workers were categorized as productive (77.6%), while 22.4% were not productive. Coclusion: There is a significant positive relationship (p-value = 0.000) between workload and work productivity, with a correlation coefficient of 0.602, indicating that the heavier the workload, the lower the productivity of the workers.   Keywords: Skinning Workers; Workload; Work Productivity.   Pendahuluan: Produktivitas merupakan hal yang penting untuk membuat suatu organisasi atau individu menjadi lebih efisien, efektif, dan berkualitas. Kementerian Ketenagakerjaan mencatat rata-rata produktivitas tenaga kerja di Indonesia mencapai Rp 89.33 juta per orang pada 2024. Untuk produktivitas tenaga kerja di Sulawesi Utara berada pada urutan ke-19 dari 382 provinsi yang mencapai Rp 82.38 juta. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian skinning. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sesctional, dilaksanakan di PT. X dengan total sampling dari seluruh populasi pekerja bagian skinning sebanyak 58 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah penilaian beban kerja berdasarkan tingkat kebutuhan kalori menurut pengeluaran kalori Standar Nasional Indonesia dari Badan Standardisasi Indonesia dan Kuesioner produktivitas kerja. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar pekerja bagian skinning memiliki beban kerja ringan (62.1%), dibandingkan dengan yang memiliki beban kerja sedang (37.9%) dan tidak ada yang memiliki beban kerja berat. Sementara produktivitas para pekerja kebanyakan dikategorikan produktif (77.6%), dibandingkan yang tidak produktif (22.4%). Simpulan: Adanya hubungan positif yang signifikan (p-value=0.000) antara beban kerja dan produktivitas kerja dengan koefisien korelasi 0.602, artinya semakin berat beban kerja maka semakin tidak produktif para pekerja.   Kata Kunci: Bagian Skinning; Beban Kerja; Produktivitas Kerja.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

hjk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...