Background: Stunting is a problem related to child nutrition in Indonesia that remains unresolved. Stunting can be caused by multiple factors, one of which is infectious disease, a disease caused by pathogenic microorganisms. Common infectious diseases in children, such as acute respiratory infections, diarrhea, and worm infestations, can impact metabolic processes, disrupting nutrient absorption and growth. Purpose: To determine the relationship between a history of infectious diseases and stunting in toddlers. Method: This quantitative, analytical, observational study used a cross-sectional approach. It was conducted in the Pineleng Community Health Center working area from March to September 2025. A sample of 100 respondents was selected using a probability sampling technique with simple random sampling. The instruments used were the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey questionnaire and height-for-age (H/A) measurements. Data were analyzed using the ch-square test and Fisher's exact test. Results: Regarding infectious disease history, the majority of toddlers (66 respondents) had no history of infectious diseases. Regarding stunting incidence, 12 toddlers (12.0%) experienced stunting, while 88 toddlers (88%) experienced normal growth. The chi-square test showed a p-value of 0.329, which is greater than the significance level of 0.05. This indicates that there is no relationship between a history of infectious diseases and stunting in toddlers. Conclusion: There is no relationship between a history of infectious diseases and stunting in toddlers (p-value = 0.329). Although this study still found toddlers with infectious diseases, there are indications that proper management of infectious diseases does not significantly impact stunting. Suggestion: Parents are expected to pay more attention to their toddlers' health by maintaining a balanced nutritional intake, ensuring a clean environment, and immediately taking their children to a health facility if they experience symptoms of an infectious disease. Keywords: Infectious Diseases; Stunting; Toddlers. Pendahuluan: Stunting merupakan masalah yang berkaitan dengan gizi anak di Indonesia yang masih belum teratasi sepenuhnya. Stunting dapat disebabkan oleh multifaktor, salah satunya adalah penyakit infeksi, yakni sebuah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme pathogen. Penyakit infeksi yang sering diderita anak, seperti ISPA, diare, dan kecacingan dapat memberikan pengaruh terhadap proses metabolisme yang menyebabkan terganggunya penyerapan nutrisi dan pertumbuhan anak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan riwayat penyakit infeksi dengan stunting pada balita. Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pineleng pada bulan Maret – September 2025. Sempel yang digunakan sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 dan pengukuran tinggi badan menurut umur (TB/U), kemudian analisis data menggunakan uji statistik ch-square dan fisher’s exact test. Hasil: Ditinjau dari riwayat penyakit infeksi, Sebagian besar balita tidak pernah memiliki riwayat penyakit infeksi sebanyak 66 responden (66%). Pada status kejadian stunting, responden yang mengalami stunting sebanyak 12 balita (12.0%) dan sebagian besar normal sebanyak 88 balita (88%). Hasil uji chi-square menunjukan nilai p= 0.329 yang berarti lebih besar dari nilai signifikansi 0.05. Hal ini berarti tidak terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi dengan stunting pada balita. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan stunting pada balita (p-value = 0.329). Meskipun dalam penelitian ini, masih ditemukan balita yang mengalami penyakit infeksi, namun terdapat indikasi bahwa penangan terhadap penyakit-penyakit infeksi dilakukan secara baik, sehingga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting. Saran: Diharapkan orang tua lebih memperhatikan kesehatan balita dengan menjaga asupan gizi yang seimbang, memastikan kebersihan lingkungan, dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit infeksi. Kata Kunci: Balita; Penyakit Infeksi; Stunting.
Copyrights © 2025