Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah Pada Siswa Sekolah Dasar Kartika Jaya XXI-1 Kota Manado Nelwan, Jeini Ester; Musa, Ester Candrawati; Sumampouw, Oksfriani Jufri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 9 (2023): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i9.472

Abstract

Promosi kesehatan di sekolah merupakan suatu upaya untuk menciptakan sekolah menjadi suatu komunitas yang mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekolah melalui 3 kegiatan utama yang dikenal dengan istilah TRIAS UKS yaitu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, pemeliharaan dan pelayanan di sekolah serta upaya pendidikan yang berkesinambungan. Ketiga hal ini dijabarkan dalam suatu kegiatan yang disebut perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tatanan sekolah. Observasi di lapangan ditemukan banyak masalah berhubungan dengan kesehatan siswa. Prioritas masalah dan solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKM ini yaitu banyak siswa yang mengalami sakit karena rendahnya pengetahuan tentang PHBS di sekolah khususnya dalam perilaku mencuci tangan dengan sabun. Berdasarkan hasil diskusi ditetapkan bahwa dalam kegiatan PKM saat ini akan melakukan kegiatan promosi dan pemeriksaan kesehatan. Target luaran yaitu meningkatnya tingkat pengetahuan siswa tentang PHBS dan adanya perubahan perilaku cuci tangan menggunakan sabun. Peningkatan tingkat pengetahuan ini dapat diukur melalui kuesioner pengetahuan yang akan disusun oleh pelaksana kegiatan. Kegiatan promosi kesehatan ini dilakukan pada 8 Juni 2023 yang diorganisir oleh 2 orang dosen dan 3 orang mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan para siswa telah memiliki pengetahuan tentang PHBS di sekolah setelah dilakukan promosi kesehatan.
ANALISIS DETERMINAN OBESITAS PADA REMAJA DI KOTA TOMOHON Musa, Ester Candrawati; Adam, Hilman; Gerungan, Anastasia Emmy; Sanggelorang, Yulianty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36865

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan dapat berdampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan obesitas pada remaja di Kota Tomohon, dengan jumlah responden sebanyak 154 siswa dari SMA Katolik Karitas Tomohon dan SMK St. Familia Tomohon. Metode penelitian yang digunakan adalah survei cross-sectional, dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan pengukuran antropometri. Analisis bivariat dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel sosio-demografis, asupan energi, aktivitas fisik, dan pola konsumsi fast food dengan status obesitas. Hasil penelitian menunjukkan proporsi obesitas sebesar 9,7%. Variabel yang signifikan berhubungan dengan obesitas adalah asupan energi (p-value = 0,023) dan pola konsumsi fast food (p-value = 0,011). Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa pekerjaan ibu, pendidikan orang tua, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan status obesitas pada populasi yang diteliti. Sehingga yang merupakan determinan obesitas pada remaja di Kota Tomohon yaitu asupan energi dan pola konsumsi fast food. Berdasarkan hasil ini, diperlukan adanya program edukasi yang difokuskan pada pengelolaan asupan energi dan kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas di kalangan remaja.
PENYULUHAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILLS) SISWA SMP DI MINAHASA UTARA Sebayang, F. Ari Anggraini; Rambing, Rosalina Rolany; Sanggelorang, Yulianty; Musa, Ester Candrawati
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i2.4813

Abstract

Kemajuan teknologi digital dan internet telah memberi manfaat yang besar bagi siswa untuk mencari sumber belajar yang murah dan beragam untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam berbagai bidang ilmu. Salah strategi yang dapat meningkatkan penggunaan siswa dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran adalah dengan meningkatkan literasi digital siswa. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa remaja di SMP Advent Getsemani Wineru dan MTs Biharul Ulum, Kabupaten Minahasa Utara, terutama dalam peningkatan pembelajaran aktif dan mandiri sebagai salah satu langkah peningkatan kecakapan hidup (life skills). Peserta kegiatan ini meliputi siswa SMP Advent Getsemani Wineru dan MTs Biharul Ulum. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab untuk mendapatkan umpan balik dari siswa Pelaksanaan kegiatan PKM memberikan kontribusi yang positif dan signifikan dalam peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya literasi digital dan pemanfaatan teknologi digital dan internet yang optimal dalam memfasilitasi pembelajaran. Peningkatan literasi digital dalam peningkatan kemampuan belajar siswa pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas siswa sebagai sumber daya manusia di masa mendatang.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TATANAN RUMAH TANGGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 Nelwan, Jeini Ester; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Musa, Ester Candrawati
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v4i2.413

Abstract

Corona virus disease 2019 (Covid 19) sedang melanda dunia termasuk Indonesia dan kota Manado. Oleh karena itu diperlukan upaya promosi kesehatan tentang upaya pencegahan Covid-19 seperti pelaksanaan PHBS tatanan rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan melalui ceramah dan menggunakan media leaflet pada ibu rumah tangga yang tergabung pada PKK Dasawisma 2 Lingkungan 6 Kelurahan Taas Kecamatan Tikala Kota Manado sebanyak 30 orang. Variabel yang diukur yaitu tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa berdasarkan pengukuran tingkat pengetahuan tentang PHBS tatanan rumah tangga semuanya masuk pada kategori baik. Namun ada beberapa indikator yang masih perlu ditingkatkan seperti mencuci tangan dengan benar dan beraktifitas fisik setiap hari minimal 30 menit. Corona virus disease (Covid 19) is currently sweeping the world, including Indonesia and the city of Manado. Therefore, health promotion efforts are needed regarding efforts to prevent Covid-19, such as implementing clean and healthy behavior in household. This activity was carried out through lectures and using leaflet media for 30 housewives who were members of the PKK Dasawisma 2 Lingkungan 6 Taas Subdistrict, Tikala District, Manado City. The variable measured is the level of knowledge using a questionnaire. The results of the activity show that based on the measurement of the level of knowledge about clean and healthy behavior in household into the good category. However, there are several indicators that still need to be improved, such as washing hands properly and doing physical activity every day for at least 30 minutes.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Terkait Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Status Kesehatan pada Peserta Prolanis PRO-KITA Musa, Ester Candrawati; Rumayar, Adisti A; Tahulending, Jane
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/p6460n79

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, berkontribusi pada 71% kematian di dunia. Di Sulawesi Utara, PTM seperti kanker, diabetes, dan hipertensi mengalami peningkatan prevalensi. Salah satu strategi dalam manajemen PTM adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), yang berfokus pada deteksi dini, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat. Klinik PRO-KITA di Manado merupakan bagian dari Prolanis yang bertujuan untuk mengurangi beban PTM di komunitas. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan pada 28 September 2024, di Gedung Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi, Manado. Metode yang digunakan mencakup ceramah mengenai gizi seimbang dan PTM, diskusi interaktif, serta pemeriksaan kesehatan (lingkar pinggang, kadar asam urat, dan kadar gula darah). Evaluasi pengetahuan peserta dilakukan sesudah kegiatan. Dari 22 peserta yang berpartisipasi, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 36,4% berisiko mengalami sindrom metabolik, 45,5% mengalami hiperurisemia, dan 9,1% memiliki kadar gula darah yang mengindikasikan diabetes. Evaluasi pengetahuan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memahami konsep gizi seimbang dan pentingnya pengelolaan gizi untuk pencegahan PTM. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi seimbang dan manajemen PTM. Hasil pemeriksaan kesehatan juga memberikan kesadaran dini terhadap kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Program ini menunjukkan potensi yang kuat dalam memberdayakan masyarakat lansia untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku.
HUBUNGAN FREKUENSI DAN KECUKUPAN ENERGI DALAM SARAPAN DENGAN KELEBIHAN GIZI PADA PESERTA DIDIK SMAN 1 TONDANO Hokky, Jessica Merlyn; Musa, Ester Candrawati; Punuh, Maureen Irinne
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48410

Abstract

Tiga beban masalah gizi pada remaja di Indonesia adalah kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan anemia. Asupan makanan yang salah satunya didapat dari sarapan memengaruhi status gizi. Penelitian yang dilakukan di negara-negara Asia-Pasifik, seseorang yang melewatkan sarapan memiliki risiko kelebihan gizi meningkat sebanyak 75% dibanding seseorang yang rutin melakukan sarapan. Di Indonesia, sebanyak 44,6% remaja usia 11-19 tahun tidak melakukan sarapan. Sarapan yang optimal terdiri dari makanan yang mengandung karbohidrat, lauk, sayur atau buah dan memenuhi 15-30% Angka Kecukupan Gizi (AKG). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan pendekatan case control serta teknik sampling menggunakan purposive sampling dan matching jenis kelamin dengan perbandingan 1:1 sehingga didapat 24 sampel pada masing-masing kelompok dengan total sampel sebanyak 48 sampel. Kuisioner frekuensi sarapan digunakan untuk mengetahui jumlah kejadian individu dalam mengonsumsi sarapan dalam satu minggu terakhir, IMT/U digunakan untuk mengukur status gizi, dan wawancara food recall 2x24 hours digunakan untuk menghitung jumlah rata-rata konsumsi sarapan dan jenis makanan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia didominasi 16 tahun. Ditemukan masih banyak remaja yang jarang sarapan dan kecukupan energi sarapan tidak sesuai. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan frekuensi dan kecukupan energi sarapan dengan kelebihan gizi (nilai p masing-masing 0,020 dan 0,043 dan nilai OR masing-masing 7,857 dan 4,048). Kejadian kelebihan gizi berhubungan dengan frekuensi dan kecukupan energi sarapan.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN OBESITAS PELAJAR DI SMA NEGERI 1 TONDANO Bukkang, Alfansia Agnes Surianti; Musa, Ester Candrawati; Malonda, Nancy S.H
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48326

Abstract

Masalah gizi pada remaja hingga sekarang masih cukup signifikan dan belum teratasi sepenuhnya adalah obesitas. Data Riskesdas menunjukkan prevelensi obesitas pada remaja khususnya pada kabupaten Minahasa berada pada angka tertinggi dari seluruh kabupaten di Sulawesi Utara yaitu 14,36%. Penelitian kuantitatif menggunakan desain atau rancangan penelitian yang digunakan yaitu case control memiliki populasi 330 remaja dan sampel penelitian sebanyak 50 remaja yang di ambil melalui metode teknik purposive sampling. Instrumen yang dilakukan pada penelitian ini berupa kuesioner dan skala ukur antropometri. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pelajar di SMA Negeri 1 Tondano yang obesitas (kelompok kasus), sebagian besar tidak aktif dalam melakukan aktivitas fisik (60,7%). Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan obesitas pada pelajar di SMA Negeri 1 Tondano dengan nilai OR = 2,3 p-value = 0,007. Pelajar yang memiliki aktivitas fisik tidak aktif memiliki risiko 2,3 kali lebih besar untuk mengalami obesitas dibandingkan dengan pelajar yang memiliki aktifitas fisik aktif. Aktivitas fisik merupakan faktor risiko penyebab terjadinya obesitas
The Acceptance of Covid-19 Vaccine in North Sulawesi Community: Prevalance and Risk Factor Nelwan, Jeini Ester; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Ticoalu, Jansje Vera; Musa, Ester Candrawati; Ottay, Ronald Imanuel
International Journal of Natural and Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijnhs.v2i1.1186

Abstract

Vaccination stands as the sole preventive measure against the transmission of COVID-19. The vaccination rollout in Indonesia comprises three stages: primary vaccinations 1 and 2, along with an additional 3rd or booster vaccination. However, certain regions still exhibit a stage 2 vaccination coverage below 70%. Various factors, including age and gender, impact the acceptance of the Covid-19 vaccine. The objective of this study was to scrutinize the association between age, gender, and the acceptance of Covid-19 vaccination in the jurisdiction of the Kawangkoan Barat Public Health Center. Conducted between February and July 2022, this correlational research involved 400 respondents aged 18 and above. The study variables encompassed age, gender, and vaccination acceptance, assessed through a fill-in sheet. Bivariate data analysis employed the chi-square test, revealing a significant correlation between age and vaccination acceptance. The prevalence ratio (PR) of 1.504 indicated that individuals aged 18-59 years were 1.504 times more likely to have incomplete vaccinations. However, gender did not exhibit a significant correlation with vaccination acceptance. In conclusion, age emerges as a correlated factor influencing the acceptance of Covid-19 vaccination
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 TONDANO Rori, Aprillia Claudia; Musa, Ester Candrawati; Sanggelorang, Yulianty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.48260

Abstract

Status gizi adalah suatu kondisi keadaan tubuh seseorang sebagai hasil dari asupan makanan yang dikonsumsi dengan keseimbangan kebutuhan tubuh dan pengeluaran akibat aktivitas. Masa remaja merupakan masa dimana banyak terjadi ketidakseimbangan antara asupan gizi dan kecukupan gizi yang dianjurkan sehingga menyebabkan permasalahan gizi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Tondano. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang ada di SMA Negeri 1 Tondano yang memiliki populasi yaitu 330 siswa dengan jumlah sampel 60 siswa yang diperoleh melalui teknik probability sampling dengan metode systematic random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025 – April 2025 di SMA Negeri 1 Tondano, Kabupaten Minahasa. Instrumen dalam penelitian ini yaitu informed consent, tabel angka kecukupan gizi (AKG) permenkes 2019, formulir food recall 24 jam, buku foto makanan, timbangan berat badan, dan alat ukur tinggi badan (Microtoise seca). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik spearman rank, dengan hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara asupan karbohidrat (p = 0,060; r = 244), protein (p = 0,188; r = 0,150), dan lemak (p = 0,114; r = 0,388) dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Tondano. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Tondano.
Gambaran Status Gizi Pada Pelajar di SMA Negeri 1 Airmadidi Minahasa Utara Lalo, Samuel; Musa, Ester Candrawati; Punuh, Maureen Irinne
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 14 No. 4 (2025): KESMAS, Oktober - Desember
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap derajat kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada pada 30 pelajar di SMA Negeri 1 Airmadidi, sebanyak 23 siswa (77%) dengan status gizi baik, 6 siswa (20%) dengan status gizi lebih, dan 1 siswa (3%) dengan status gizi obesistas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai status gizi pada pelajar di SMAN 1 Airmadidi. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian Cross sectional study (studi potong lintang). Lokasi penelitian ini bertempat di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Airmadidi. Hasil penelitian menggambarkan status gizi responden sebagian besar memiliki status gizi baik, yaitu sebanyak 56 orang (88%). Responden dengan status gizi lebih berjumlah 7 orang (10%), dan hanya 1 orang (2%) yang mengalami obesitas. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pelajar di SMA Negeri 1 Airmadidi kelas sebanyak 56 orang (88%) memiliki status gizi baik, sebanyak 7 orang (10%) memiliki status gizi lebih, dan 1 orang (2%) memiliki status gizi obesitas. Secara keseluruhan, sebagian besar pelajar di SMA Negeri 1 Airmadidi Minahasa Utara termasuk dalam kategori status gizi normal.