Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sejarah di tingkat sekolah dasar disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih cenderung monton dan kurang menarik. Materi sejarah dianggap membosankan karena identik dengan hafalan serta minimnys media interaktif yang dapat membantu siswa memahami konsep secara kontekstual. Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi WAPENA sebagai media pembelajaran digital dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas IV pada materi sejarah Kerajaan Hindu-Buddha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest, sementara Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji N-Gain menggunakan software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain juga menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis aplikasi masuk pada kategori cukup efektif dalam membantu siswa memahami materi. Temuan ini membuktikan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan motivasi bagi guru untuk mengintegrasikan media digital interaktif ke dalam proses pembelajaran agar menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, adaptif, dan bermakna bagi siswa.
Copyrights © 2026