Penelitian ini bertujuan untuk mengettahui nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Raju, proses internalisasi nilai pada remaja, serta tantangan yang dihadapi dalam konteks modernisasi di Desa Mbawa, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Raju mengandung nilai sosial, budaya, religius, moral, dan etika yang berfungsi sebagai sarana pendidikan sosial nonformal. Proses internalisasi nilai berlangsung secara bertahap melalui pengenalan, pemahaman dan penghayatan, hingga pengintegrasian nilai dalam kehidupan sehari-hari remaja. Keterlibatan langsung dalam praktik tradisi mendorong terbentuknya perilaku sosial remaja yang inklusif, toleran, dan bertanggung jawab. Namun demikian, proses ini menghadapi tantangan berupa pengaruh budaya luar, pergeseran orientasi nilai generasi muda, menurunnya partisipasi remaja, serta keterbatasan dukungan struktural. Kata kunci: Tradisi Raju; internalisasi nilai; remaja. Internalization of the Values of the Raju Tradition among Adolescents in Mbawa Village, Donggo District, Bima Regency
Copyrights © 2025