Partisipasi petani menjadi faktor penentu keberhasilan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP). Namun, di berbagai daerah program ini sering menghadapi kendala seperti rendahnya keterlibatan petani secara menyeluruh, sehingga efektivitas pemberdayaan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi petani dalam PUAP serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya. Penelitian dilakukan di Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel sebanyak 30 petani aktif ditentukan melalui total sampling. Data dianalisis menggunakan skoring partisipasi dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani tergolong sedang, dengan dominasi keterlibatan pada tahap pelaksanaan program. Faktor internal yang berhubungan signifikan adalah jumlah tanggungan keluarga. Faktor eksternal yang signifikan meliputi frekuensi informasi, sumber informasi, interaksi sosial, dan dukungan stakeholder, sedangkan sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan program berbasis kelembagaan sangat bergantung pada efektivitas komunikasi, interaksi sosial, dan peran pendamping. Hasil penelitian memberikan masukan penting bagi perancangan program pemberdayaan petani yang lebih partisipatif dan berkelanjutan di masa depan.
Copyrights © 2025