Sisa dari produksi minyak VCO seperti ampas kelapa tetap memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Blondo atau tahi minyak tetap aman untuk dimakan oleh manusia. Permasalahannya adalah (1) mitra pengabdian di kelompok Kasih Kolhua seringkali membuang sisa dari pembuatan VCO berupa ampas kelapa karena membusuk dan terlambat dalam memberikan pakan untuk ayam atau babi (2) Masih terdapat kurangnya pemahaman mitra mengenai pentingnya mengetahui kualitas pakan. Objektif utama dari kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan pengolahan ampas kelapa terfermentasi di mitra Kasih Kolhua dan pembuatan makanan berupa pepes blondo/tahi minyak. Hasil yang ingin diraih dalam kegiatan ini adalah (1) ampas kelapa yang telah difermentasi untuk pakan ayam, dan (2) Pepes sisa minyak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik. Berdasarkan informasi dari tim dan narasumber hingga saat ini, bisa disimpulkan bahwa: (1) Kegiatan pengabdian ini telah berlangsung dengan baik, dengan berhasilnya menghasilkan ampas kelapa terfermentasi dan produk pepes tahi minyak. (2) Pelaksanaan pengabdian yang berupa penerapan teknologi sederhana untuk meningkatkan kualitas pakan seperti ampas kelapa ini sangat membantu mitra dalam mengelola limbah dari pembuatan minyak VCO, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ternak dan mengurangi biaya operasional, sehingga meningkatkan pendapatan bagi mitra Kasih Kolhua
Copyrights © 2025