Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar pemecahan masalah matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) di SD Negeri 008 Langgini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri atas 16 siswa sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang disusun berdasarkan indikator pemecahan masalah, meliputi memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan mengevaluasi hasil. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pemecahan masalah matematika siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis masalah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis masalah mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dan meningkatkan kemampuan berpikir dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis masalah dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026