Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan motorik kasar dan halus pada anak usia dini melalui pendekatan bermain kreatif. Motorik anak usia dini merupakan aspek fundamental yang memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas di PAUD Ceria Tembilahan, melibatkan 20 anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus perkembangan motorik kasar anak sebesar 60% sedangkan motorik halus sebesar 40% selanjutnya meningkat pada siklus 1 perkembangan motorik halus anak sebesar 60% dan motorik kasar sebesar 70%. Kemudian pada siklus 2 terjadi peningkatan motorik kasar menjadi 95% dan motorik halus menjadi 90%. Hal ini menunjukan bahwa pendekatan permainan kreatif berdampak positif dan mampu meningkatkan motorik kasar dan motorik halus anak usia dini. implementasi kegiatan bermain kreatif seperti melompat tali, balok susun, mewarnai, dan meronce efektif dalam menstimulasi motorik kasar dan halus anak. Peningkatan koordinasi, keseimbangan, kekuatan otot, serta ketelitian dan ketangkasan jari-jemari terlihat signifikan. Lingkungan belajar yang mendukung dan peran aktif guru dalam memfasilitasi kegiatan bermain menjadi kunci keberhasilan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi lebih lanjut pendekatan bermain kreatif dalam kurikulum PAUD untuk mencapai potensi optimal pengembangan motorik anak usia dini.
Copyrights © 2025