Inflamasi dapat terjadi akibat induksi karagenan 1% melalui ikatan dengan Toll Like Receptor-4 (TLR-4) ditandai peningkatan jumlah neutrofil dalam darah. Astaxanthin termasuk karetenoid lipofilik bersifat antiinflamasi, selain itu vitamin E juga bersifat antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek antiinflamasi kombinasi astaxanthin dengan vitamin E tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi karagenan. Penelitian eksperimen dengan desain Post test only control group design. Sebanyak 30 ekor tikus dibagi 3 kelompok secara acak (KN: kelompok normal, KS: kelompok sakit dengan induksi karagenan 1%, dan KP: kelompok perlakuan dengan kombinasi astaxanthin 0,72 mg/kgBB dengan vitamin E 24,1 mg/kgBB dan diinduksi karagenan 1%). Setelah perlakuan, jumlah neutrofil dihitung dengan Hematology analyzer dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, One Way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc LSD. Rerata jumlah neutrofil pada KN, KS, dan KP secara berurutan adalah 1,03; 3,31; dan 1,77 (x103/mm3). Hasil uji normalitas dan uji homogenitas (p>0,05), One Way ANOVA didapatkan p<0,05 jumlah neutrofil yang bermakna antara ketiga kelompok. Uji Post Hoc LSD didapatkan p<0,05 menyatakan adanya perbedaan signifikan jumlah neutrofil pada semua kelompok. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat efek antiinflamasi kombinasi astaxanthin dengan vitamin E terhadap jumlah neutrofil pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi karagenan.
Copyrights © 2026