Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, khususnya pada masa golden age (0–5 tahun), merupakan fase kritis yang membutuhkan stimulasi optimal. Di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, hasil survei menunjukkan sebagian besar kader belum memahami metode stimulasi perkembangan anak, khususnya melalui game lompat tali berirama dan senam irama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan stimulasi perkembangan anak. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, curah pendapat, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan dalam dua pertemuan, diikuti 15 kader, disertai evaluasi pre-test dan post-test serta pendampingan selama lima minggu. Hasil pre-test menunjukkan nilai pengetahuan kader berada pada rentang 40–60, sedangkan post-test meningkat menjadi 70–100. Seluruh kader (100%) mampu memahami dan mempraktikkan stimulasi melalui game lompat tali berirama dan senam irama setelah pendampingan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader dalam menstimulasi perkembangan anak, serta direkomendasikan untuk dilanjutkan menjadi program rutin pada kelas balita di Desa Tondomulyo.
Copyrights © 2025