Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN PIJAT BAYI DENGAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA DIBAWAH DUA TAHUN DI DESA WINONG PATI Anzar Ahlian; Retno Wulan
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.413 KB) | DOI: 10.52299/jks.v12i1.79

Abstract

Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit. Pijatan lembut akan membantu mengendurkan otot-ototnya sehingga bayi menjadi tenang dan tidurnya nyenyak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia dibawah dua tahun. Jenis penelitian yang digunakan observasi analitik dengan metode cross sectional. Sampel yang digunakan sejumlah 45 bayi usia dua tahun. Teknik sampling menggunakan total sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang melakukan pijat bayi sebanyak 24 (53.3 %), dan memiliki kualitas tidur baik sebanyak 19 (42.2%). Terdapat hubungan antara pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia dibawah 2 tahun, dengan nilai p value adalah 0.001.Penelitian ini diharapkan para orang tua lebih memperhatikan kualitas tidur bayinya melalui rutin melakukan pijat bayi yaitu setiap 1-2 bulan sekali. Melalui pijat, bayi akan merasakan kenyamanan, sehingga membuat dia tidur lebih lama dan tidak rewel.
Manajemen dan Inovasi Pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Layanan pada Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang Resti Ramadani; Yaqub Cikusin; Retno Wulan
Respon Publik Vol 13, No 4 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.201 KB)

Abstract

Manajemen pelayanan merupakan suatu proses yang terdiri planning, organizing, actuanting, dan controlling pada pelayanan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh suatu instansi. Sedangkan inovasi pelayanan adalah ide-ide atau gagasan baru dalam pelayanan, upaya yang dirasakan atau dinanti sebagai hal yang baru dari suatu kelompok atau instansi yang digunakan untuk mencapai tujuan atau memecahkan masalah.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen dan inovasi pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang terhadap kepuasan pengguna jasa layanan dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong dan penghambat kepuasan pengguna jasa layanan Perpustakaan Umum Kota Malang.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena-fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) manajemen pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang sudah sesuai dengan alur yang ditetapkan oleh perpustakaan, seperti pelayanan baca ditempat, layanan peminjaman dan pengembalian. 2) inovasi pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang yang seperti layanan jam buka hingga malam hari dan layanan informasi berbasis digital. 3) kepuasan pengguna jasa layanan Perpustakaan Umum Kota Malang dua pengguna merasa belum puas dan satu pengguna merasa sudah puas. 4) faktor pendukung manajemen dan inovasi pelayanan perpustakaan yaitu diantaranya fasilitas dan lingkungan, user atau pengguna perpustakaan, kemampuan petugas yang mumpuni. 5) faktor penghambat manajemen dan inovasi pelayanan perpustakaan yaitu diantaranya kurangnya sumber daya manusia atau petugas, minimnya kotak kritik dan saran, kurangnya koleksi bahan pustaka dan ketidaksesuaian informasi bahan pustaka pada katalog perpustakaan.Kata Kunci: Manajemen pelayanan, Inovasi Pelayanan, Kepuasan pengguna, Perpustakaan
HUBUNGAN TERAPI KOMPLEMENTER ESSENSIAL OIL LAVENDER DENGAN KUALITAS TIDUR BALITA DI KLINIK PRATAMA TALI KASIH KECAMATAN JEPON KABUPATEN BLORA Sri Pinti Rahmawati; Retno Wulan; Lies Indrawati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v13i2.119

Abstract

Menyapih adalah membiasakan anak untuk lepas dari ASI. Di usia tertentu bayi harus dilepas dari susu Salah satu cara yang aman dilakukan dalam rangka memperbaiki kualitas serta kuantitas tidur adalah dengan pemberian aromaterapi. Salah satu essensial oil untuk aromaterapi yang paling digemari adalah lavender. Berasal dari bunga lavender yang berbentuk kecil dan berwarna ungu. Lavender beraroma ringan dan merupakan essensial aroma terapi yang dikenal memiliki efek sedative dan anti neurodepresiv. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan terapi komplementer essensial oil lavender dengan kualitas tidur balita di Klinik Pratama Tali Kasih Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan one group pretest posttest design. Penelitian ini tidak menggunakan kelompok pembanding namun sudah menggunakan tes awal sehingga besarnya efek atau pengaruh pemberian terapi komplementer essensial oil lavender dapat diketahui secara pasti. Berdasarkan teknik total sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan;1). Kualitas tidur balita sebelum diberikan terapi komplementer Essensial Oil Lavender sedang sebanyak 17 orang (56,7%), 2) Kualitas tidur balita setelah diberikan terapi komplementer essensial oil lavender baik sebanyak 14 orang (46,7%) dan 3). Ada hubungan terapi essensial oil lavender dengan kualitas tidur balita di Klinik Pratama Tali Kasih Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, dengan nilai p value 0,000 < 0,05 Diharapkan dapat bermanfaat dalam upaya meningkatkan angka kesehatan balita melalui terapi komplementer essensial oil lavender.
Penegakan Hukum Terhadap Delik Kesusilaan Yang Dilakukan Oleh Anak Di Kabupaten Polewali Mandar Retno Wulan; Salvadoris Pieter
Jurnal Restorative Justice Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Restorative Justice
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jrj.v7i1.5088

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penegakan hukum delik kesusilaan yang dilakukan oleh anak di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini dilakukan di Polres Polewali Mandar, Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, dan Pengadilan Negeri Polewali Mandar, menggunakan tipe penelitian normatif empiris dengan pengumpulan data melalui kepustakaan dan wawancara kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap delik kesusilaan yang dilakukan oleh anak di Kabupaten Polewali Mandar belum efektif karena pihak penyidik dalam melalukan memeriksaan terhadap salah satu pelaku anak yang telah melakukan delik kesusilaan yaitu penyidik melakukan pengehentian penyidikan dengan alasan pelaku mengalami gangguan jiwa sehingga tidak dapat melakukan pertanggungjawaban pidana, jadi hal yang dilakukan penyidik tersebut adalah diluar dari kewenangannya karena yang berwenang menentukan seseorang tidak dapat melakukan pertanggungjawaban pidana karena mengalami gangguan jiwa adalah majelis hakim.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Revitalisasi Kampung Batik Bunulrejo Kota Malang melalui Inovasi Seni dan Pemasaran Digital: Pengabdian Indiati; Retno Wulan; Sulafah Fathin Khannanah; Pudji Astuty
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2054

Abstract

Pengabdian ini membahas tentang inovasi seni sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di Kampung Batik RW 10 Bunulrejo, Kota Malang. Fokus utama Pengabdian adalah bagaimana masyarakat lokal memadukan kreativitas seni batik dengan pendekatan inovatif dalam mempertahankan eksistensi budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi dalam motif, teknik pewarnaan alami, hingga pemanfaatan media digital untuk promosi, telah memberikan dampak positif bagi penguatan identitas lokal serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Selain itu, keterlibatan generasi muda dan kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendorong keberlanjutan program seni berbasis pemberdayaan ini. Inovasi seni di Kampung Batik Bunulrejo terbukti mampu menjadi sarana transformasi sosial yang memperkuat solidaritas komunitas sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi budaya lokal.
Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Pengembangan Usaha Anggota Binaan Di Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita Malang Retno Wulan; Juwita Wati; Munir, Muhammad Syahrul Munir; Santi Bintara Wati
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i77
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital marketing anggota binaan Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita Malang dalam rangka mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di era industri 4.0, pemanfaatan teknologi digital, khususnya media sosial dan platform marketplace, menjadi sarana strategis dalam memperluas jangkauan pemasaran produk secara lebih efektif, efisien, dan terukur. Dalam kegiatan ini digunakan beberapa metode, yaitu observasi awal terhadap kebutuhan dan kemampuan peserta, wawancara untuk menggali pemahaman awal terkait pemasaran digital, pelatihan secara langsung mengenai penggunaan platform seperti Facebook, Instagram, dan aplikasi pembuat brosur digital, serta evaluasi untuk mengukur peningkatan keterampilan setelah pelatihan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengelola media sosial untuk kebutuhan promosi produk secara mandiri, menyusun materi promosi digital seperti brosur online, serta memahami pentingnya konsistensi dan strategi visual dalam pemasaran digital. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep pemasaran berbasis teknologi digital yang bersifat low-cost namun memiliki daya jangkau yang luas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif secara langsung terhadap kemampuan pemasaran anggota koperasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan jaringan usaha yang lebih luas. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya pelatihan digital marketing berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan pelaku UMKM dan diharapkan dapat direplikasi di komunitas lain yang memiliki tantangan serupa.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Kesehatan Tentang Cara Komunikasi Terapeutik pada Saat Pijat Bayi Retno Wulan; Siti Marfu’ah; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v1i01.4

Abstract

Pijat bayi adalah terapi sentuhan tertua dan terpopuler yang dikenal manusia, yang juga merupakan seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang dipraktikkan sejak berabad-abad silam. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kader kesehatan di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, diketahui jumlah kader ada 12 orang, ibu yang mempunyai bayi sebanyak 30 orang. Perwakilan kader menyampaikan bahwa masih banyak ibu yang tidak mau melakukan pijat secara mandiri, padahal sebelumnya ibu pernah mendapatkan penyuluhan dan praktik tentang pijat bayi yang dilakukan di kelas ibu hamil. Melihat fenomena ini, maka perlu adanya pendekatan melalui kader kesehatan agar mampu mendorong ibu untuk dapat melakukan pijat bayi secara mandiri serta menerapkan komunikasi terapeutik dalam melakukan praktik/ demonstrasi pijat bayi. Metode/pendekatan yang digunakan dalam masalah tersebut adalah dengan melakukan penyuluhan dan demonstrasi. Penyuluhan ini diikuti oleh 12 kader kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 kali pertemuan, yang terdiri dari pemberian materi dan juga demonstrasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kader kesehatan dalam melakukan komunikasi terapeutik pada kegiatan pijat bayi sebagai salah satu upaya peningkatan kesehatan bayi dan balita. Hasil kegiatan diketahui kader kesehatan sudah mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Diharapkan setelah pengabdian ini, desa perlu dilakukan pelatihan lebih rutin kepada kader terutama dengan tema kesehatan bayi, balita dan anak pra sekolah.
Pemberdayaan Kader Tentang Deteksi Dini Perkembangan Motorik Kasar (Melompat) pada Anak Usia 5 Tahun di Desa Tondomulyo Kec. Jakenan Kab. Pati Nopri Padma Nudesti; Siti Marfu’ah; Retno Wulan
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i02.30

Abstract

Motorik kasar merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap potensi gerak dalam keterampilan olah tubuh dan mobilitas hidup seseorang. Perkembangan motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh dan perkembangan tersebut erat kaitannya dengan perkembangan pusat motorik di otak. Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada balita dan anak prasekolah. Dengan ditemukan secara dini penyimpangan/masalah tumbuh kembang anak, maka intervensi akan lebih mudah dilakukan. Deteksi dini perkembangan dapat dilakukan dengan menggunakan KPSP untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak sesuai umurnya. Selain itu, instrumen ini juga digunakan sebagai alat mendeteksi penyimpangan perkembangan anak agar segera dapat dilakukan intervensi. Pada kegiatan Posyandu kader jarang menggunakan KPSP sebagai deteksi dini perkembangan motorik kasar pada anak usia 5 tahun, dengan adanyan kegiatan pengabdian masyarakat ini, kader tidak hanya memberikan pelayanan pemantaun pertumbuhan tetapi juga dapat melakukan deteksi dini terhadap perkembangan. Baik ibu maupun kader dapat memberikan stimulasi pada anak agar perkembangan motorik kasar dapat berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat pemberdayaan kader tentang deteksi dini perkembangan motorik kasar (melompat) pada anak usia 5 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat dilator belakangi dari hasil penelitian sebelumnya oleh Nopri Padma Nudesti Tahun 2020 dengan judul hubungan Baby SPA dengan perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6 bulan di Riu Mom Kids and Baby SPA menunjukkan bahwa ada hubungan Baby SPA dengan perkembangan motorik kasar pada bayi. Kegiatan ini sebagai penjabaran pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan meliputi peningkatan kebugaran melalui Baby SPA untuk melatih perkembangan motorik kasar pada bayi Kata Kunci: Pemberdayaan Kader, Perkembangan Motorik Kasar
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PEMBERIAN STIMULASI PADA ANAK (GAME LOMPAT TALI BERIRAMA DAN SENAM IRAMA) DI DESA TONDOMULYO KEC JAKENAN KAB PATI Nopri Padma Nudesti; Retno Wulan
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.68

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, khususnya pada masa golden age (0–5 tahun), merupakan fase kritis yang membutuhkan stimulasi optimal. Di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, hasil survei menunjukkan sebagian besar kader belum memahami metode stimulasi perkembangan anak, khususnya melalui game lompat tali berirama dan senam irama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan stimulasi perkembangan anak. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, curah pendapat, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan dalam dua pertemuan, diikuti 15 kader, disertai evaluasi pre-test dan post-test serta pendampingan selama lima minggu. Hasil pre-test menunjukkan nilai pengetahuan kader berada pada rentang 40–60, sedangkan post-test meningkat menjadi 70–100. Seluruh kader (100%) mampu memahami dan mempraktikkan stimulasi melalui game lompat tali berirama dan senam irama setelah pendampingan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader dalam menstimulasi perkembangan anak, serta direkomendasikan untuk dilanjutkan menjadi program rutin pada kelas balita di Desa Tondomulyo.
Edukasi tentang Pijat Bayi yang Dapat Meningkatkan Berat Badan Bayi di Desa Tondomulyo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Retno Wulan; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.72

Abstract

Pijat bayi merupakan stimulasi sentuhan lembut yang terbukti membantu meningkatkan pertumbuhan, kualitas tidur, nafsu makan, serta kenaikan berat badan bayi. Survei awal di Desa Tondomulyo menunjukkan bahwa sebagian besar ibu belum memahami teknik pijat bayi yang benar dan aman, sehingga keterampilan pijat belum diterapkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu bayi dalam melakukan pijat bayi secara mandiri untuk mendukung peningkatan berat badan bayi usia 1–12 bulan. Metode kegiatan meliputi pretest, penyuluhan materi, demonstrasi pijat bayi, praktik terbimbing selama dua hari, serta pendampingan selama empat minggu. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pretest dan posttest, sedangkan keterampilan dievaluasi melalui observasi langsung menggunakan checklist. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dengan rata-rata nilai pretest 60 dan posttest 85,2. Selain itu, 1 bulan pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan ibu dalam melakukan pijat sesuai SOP serta adanya kenaikan berat badan bayi dengan rata-rata 0,5 kg. Kegiatan edukasi dan praktik pijat bayi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, sekaligus memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan berat badan bayi.