Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media kartu suku kata terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Cimanggu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas I yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan model SAS berbantuan kartu suku kata dan kelompok kontrol yang mendapat pembelajaran dengan model SAS tanpa media tambahan. Data dikumpulkan melalui tes membaca permulaan yang mencakup indikator mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat sederhana, serta memahami isi bacaan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah pembelajaran. Model SAS terbukti efektif karena langkah-langkahnya yang terstruktur, mulai dari membaca bentuk utuh, menganalisis menjadi bagian kecil, kemudian menyusunnya kembali. Namun, hasil uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (sig. 0,685 0,05). Meski demikian, hasil wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan bahwa penggunaan kartu suku kata mampu membuat pembelajaran lebih menarik, memudahkan pemahaman, serta meningkatkan motivasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SAS efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, dan penggunaan media kartu suku kata berkontribusi dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan serta sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah.
Copyrights © 2025