Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan melihat apa yang dilakukan UMKM Pepes H. Dirja dalam memanfaatkan strategi komunikasi pemasaran yang baik dan identitas merek yang sudah dikenal luas untuk dijadikan strategi agar bisa tetap bertahan sebagai kuliner legendaris khas Karawang, dan mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Bendungan Walahar di era modern saat ini. Dalam kondisi persaingan usaha kuliner yang semakin ketat, serta tantangan pemsaran dan penjualan online di era digital, maka pelaku UMKM dituntut tidak hanya bisa dalam mengolah produk, tapi juga harus bisa dalam memasarkan produk secara online dan membangun identitas merek yang kuat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu melalui wawancara langsung dengan keluarga pemilik pepes H. Dirja dan menggunakan studi pustaka seperti dari jurnal penelitian sebelumnya dan juga buku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pepes H. Dirja mampu bertahan dan berkembang karena strategi komunikasi pemasaran yang baik, mulai dari pemanfaatan media sosial Instagram, layanan pemesanan online lewat GoFood dan WhatsApp, hingga pengiriman untuk luar kota Karawang menggunakan jasa kurir Pixel express. Keberhasilan ini juga didukung oleh kekuatan merek “Pepes H. Dirja” yang sudah di kenal luas oleh masyarakat Karawang maupun diluar kota Karawang sejak tahun 1986 sebagai pelopor pepes pertama di Karawang. Strategi yang dilakukan tak hanya bisa untuk mempertahankan usaha kulinernya, tapi juga bisa meningkatkan kedatangan pengunjung objek wisata Bendungan Walahar Karawang. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan antara strategi komunikasi pemasaran yang baik dan identitas merek (brand) yang sudah terkenal mampu menjadi kunci keberhasilan dan berkembangnya UMKM di era modern saat ini.
Copyrights © 2025