Pengembangan kompetensi holistik sejalan dengan Kurikulum Merdeka menghadapi tantangan rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang seringkali pasif. Sebagai respons, model Project-Based Learning (PjBL) diajukan sebagai pendekatan inovatif yang berpusat pada siswa untuk menumbuhkan motivasi intrinsik melalui pengalaman belajar otentik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh model PjBL terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experiment dan rancangan pretest- posttest control group. Penelitian dilaksanakan di SDN Margahurip Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas V. 15 siswa menjadi kelompok eksperimen yang menerima perlakuan PjBL, dan kelas 15 siswa menjadi kelompok kontrol. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada seluruh sampel penelitian baik pada saat pretest maupun postest. Kemudian dianalisis menggunakan Uji-t Sampel Independen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik pada motivasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p 0.05). Rata-rata skor posttest kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar
Copyrights © 2025