Kesalahan pelafalan bahasa adalah kekeliruan yang disebabkan tidak sesuainya bunyi huruf yang dikeluarkan pembicara maupun yang diterima oleh lawan bicara. Kesalahan fonetik yang terjadi sering kali mencakup pengucapan huruf-huruf yang memiliki titik artikulasi serupa, seperti antara huruf tsa dan sin, atau dzal dan zay, yang disebabkan oleh pengaruh bahasa ibu (interferensi) dan kurangnya latihan mendengar serta meniru penutur asli. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesalahan fonetik dalam pengucapan bahasa Arab yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh serta menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai sarana perbaikannya.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam membedakan bunyi fonem tertentu dalam bahasa Arab. Namun, melalui pemanfaatan media sosial seperti YouTube, TikTok, dan Instagram, mahasiswa dapat mengakses berbagai konten pembelajaran fonetik dari penutur asli secara fleksibel dan berulang. Media sosial terbukti menjadi sarana yang efektif dalam memperbaiki kesalahan fonetik karena mampu memberikan contoh nyata, visualisasi artikulasi, serta motivasi belajar yang lebih tinggi melalui pendekatan yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media sosial secara strategis dalam pembelajaran fonetik untuk meningkatkan kompetensi fonologis mahasiswa PBA
Copyrights © 2025