Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Indodacin Presisi Utama Medan, baik secara parsial maupun simultan, serta untuk mengidentifikasi sejauh mana kontribusi kedua variabel tersebut terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 47 karyawan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi, dibantu dengan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan (X1) dan pengalaman kerja (X2) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y). Secara simultan, kedua variabel bebas tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa pelatihan dan pengalaman kerja memberikan kontribusi sebesar 43,5% terhadap kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 56,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini menyoroti pentingnya pelatihan yang relevan dan peningkatan pengalaman kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2025