UMKM di Desa Karangasem menghadapi tantangan dalam mengakses pasar digital akibat keterbatasan literasi teknologi dan pendampingan yang tidak berkelanjutan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengimplementasikan metode baru bernama Digital Acceleration Pathway for Rural MSMEs (DAP-RMSME), yang mengintegrasikan asesmen kesiapan digital, pelatihan berbasis persona pengguna, dan pendampingan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM di Desa Karangasem, Tuban. Hasil menunjukkan bahwa 28 peserta (93,3 persen) berhasil membuat toko daring aktif di platform Shopee dan Instagram, serta 23 di antaranya (82,1 persen) mencatat transaksi pertama dalam 30 hari pasca-pelatihan. Selain itu, lima peserta ditetapkan sebagai Digital Champion untuk memperkuat ekosistem lokal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mempercepat adopsi e-commerce secara inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan bahwa transformasi digital di pedesaan memerlukan strategi yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan komunitas.
Copyrights © 2025