Putri, Rismaya Nikmatul Hida Saskia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERBASIS PESANTREN DI SMK MANBAIL FUTUH BEJI-JENU-TUBAN Putri, Rismaya Nikmatul Hida Saskia; Hikam, Yahya Badrul; Ramadhan, Musthafa Akbar
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 5 (2023): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v1i5.545

Abstract

Masalah penelitian ini adalah menjelaskan lebih lanjut mengenai upaya kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban . Upaya peningkatkan kwalitas pendidikan yang mencakup proses dan strategi pembelajaran, kebijakan kepala sekolah serta faktor pendukung sekaligus faktor penghambat yang yang ada di SMK Manbail Futuh. Dengan maksud peneliti ingin mengetahui bagaimana SMK Manbail Futuh yang berbasis pondok pesantren dapat mencetak profesionalitas pada siswa untuk bekal kehidupannya di masyarakat. Berdasarkan latar belakang masalah, penulis merumuskan beberapa kasus dalam penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana kebijakan Kepala sekolah dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban ? (2) Bagaimana strategi pembelajaran dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban ? (3) Bagaimana proses pembelajaran dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban ? (4) Apa faktor pendukung dan faktor penghambat dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban ?. Berdasarkan rumusan masalah diatas, tujuan penelitian ini adalah: (1) Menjelaskan kebijakan kepala sekolah dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban . (2) Menjelaskan strategi pembelajaran dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban . (3) Menjelaskan proses pembelajaran dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban . (4) Menjelaskan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren di SMK Manbail Futuh Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban.
Mengakselerasi UMKM Desa Karangasem, Jenu, Tuban: Strategi Transformasi Digital melalui Platform E-commerce Putri, Rismaya Nikmatul Hida Saskia; Nababan, Lambok
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 4 No 02 (2025): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v4i02.440

Abstract

UMKM di Desa Karangasem menghadapi tantangan dalam mengakses pasar digital akibat keterbatasan literasi teknologi dan pendampingan yang tidak berkelanjutan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengimplementasikan metode baru bernama Digital Acceleration Pathway for Rural MSMEs (DAP-RMSME), yang mengintegrasikan asesmen kesiapan digital, pelatihan berbasis persona pengguna, dan pendampingan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM di Desa Karangasem, Tuban. Hasil menunjukkan bahwa 28 peserta (93,3 persen) berhasil membuat toko daring aktif di platform Shopee dan Instagram, serta 23 di antaranya (82,1 persen) mencatat transaksi pertama dalam 30 hari pasca-pelatihan. Selain itu, lima peserta ditetapkan sebagai Digital Champion untuk memperkuat ekosistem lokal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mempercepat adopsi e-commerce secara inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan bahwa transformasi digital di pedesaan memerlukan strategi yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan komunitas.