Kelompok tani buluh serumpun merupakan kelompok pertanian yang aktif dalam bidang pertanian diantaranya adalah jeruk, nanas, pisang dan jenis pertanian lainnya. Kendala yang dihadapi oleh kelompok ini adalah adanya limbah organik yang tidak terolah dengan baik dan menimbulkan ketidaknyamanan akibat hasil pembusukan yang tidak terkelola dengan baik. sehingga menimbulkan ketidaknyamanan akibat proses pembusukan yang tidak terkelola secara optimal. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dalam pembuatan ecoenzym yang berasal dari limbah organik. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory rural appraisal (par) dan penyebaran kuesioner dalam bentuk data diri peserta. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa jumlah peserta yang terlibat dalam PKM yaitu sebanyak 22 peserta dengan jumlah laki-laki sebanyak 7 orang dan 15 orang perempuan. Dan untuk latar belakang pendidikan yaitu 12 orang Sekolah Dasar, 6 orang Sekolah Menengah Pertama dan 3 orang Sekolah Menengah Atas. Sedangkan untuk pekerjaan petani sebanyak 17 orang, 1 orang sebagai siswa dan 4 orang sebagai ibu rumah tangga. Dari kegiatan ini peserta mendapatkan pengalaman baru dalam melakukan pengolahan limbah, dimana sebelumnya kegiatan di kelompok tani buluh serumpun belum pernah ada kegiatan dalam pengolahan dan memiliki antusias yang tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan.
Copyrights © 2025