Penerapan pembelajaran berbasis proyek yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan masih terbatas pada jenjang sekolah dasar, sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran kontekstual berbasis potensi lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menerapkan Education for Sustainable Development (ESD) dan Project-Based Learning (PjBL) di SD Negeri Gembongan 2, Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan konsep, pendampingan penyusunan modul ajar proyek, implementasi pembelajaran di kelas, serta monitoring dan evaluasi melalui pretest–posttest, observasi, dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep ESD dan PjBL sebesar 47% setelah pelatihan, serta 100% guru berhasil mengembangkan dan menerapkan minimal satu modul ajar proyek terkait isu lingkungan di sekolah. Proyek yang dikembangkan juga memuat unsur wirausaha lingkungan, seperti pengolahan sampah menjadi produk kerajinan, pembuatan kompos, dan budidaya tanaman bernilai ekonomi, sehingga memberikan pengalaman langsung bagi siswa dalam memadukan kepedulian ekologis dengan praktik kewirausahaan sederhana. Selain itu, keterlibatan aktif siswa meningkat selama pelaksanaan proyek yang berdampak pada penguatan kesadaran lingkungan dan kemampuan berpikir kritis.
Copyrights © 2025