Kesadaran tentang pentingnya Air Susu ibu sebagai nutrisi terbaik untuk bayi masih sangat kurang, dengan keberhasilan ASI eksklusif tinggal nasional sebesar 73,97%. Ibu memegang peranan penting untuk keberhasilan ASI Eksklusif, sehingga sangat diperlukan peningkatan pemahaman dan kesiapan ibu. Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan ibu, terutama selama menyusui. Sehingga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan bidan, dengan melakukan kolaborasi antara Departemen Kebidanan dengan dokter spesialis anak Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Kegiatan ini dilakukan dengan memakai metode penyampaian materi, dengan judul Air Susu Ibu sebagai nutrisi penting untuk bayi, Manajemen Laktasi, Pentingnya kesehatan Mental ibu menyusui, serta ditutup oleh materi tentang Alergi susu sapi di bayi. Sasaran untuk mencapai tujuan kegiatan yaitu 40 tenaga bidan di wilayah kota Malang, baik yang bekerja di Rumah, Sakit, Rawat jalan maupun sebagai Bidan Praktek Mandiri. Setelah pemberian materi, dilanjutkan dengan diskusi interaktif, yang cukup memberikan peluang peserta untuk mendiskusikan materi yang diberikan yang akan diterapkan dalam pelayanan kepada pasien. Kegiatan ini cukup memberikan tingkat pemahaman bidan, terutama untuk keberhasilan menyusui disertai dengan persiapan ibu serta deteksi kemungkianan alergi protein susu sapi. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata dari 17 menjadi 23 pada pre dan post-test. Kegiatan pelatihan dengan melibatkan fasilitator multidisipliner sangat penting untuk peningkatan kompetensi bidan dalam manajeman laktasi dengan mengedepankan bukti - bukti ilmiah.
Copyrights © 2025