Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini, khususnya kepada mahasiswa sebagai calon tenaga kerja dan praktisi di masa depan. Namun, tingkat kesadaran dan penerapan budaya K3 di kalangan mahasiswa masih bervariasi dan cenderung belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran budaya K3 pada mahasiswa melalui program edukasi dan simulasi keselamatan kerja. Metode yang digunakan adalah intervensi edukatif dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan 114 mahasiswa program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pengukuran awal, penyampaian materi edukasi K3, simulasi keselamatan kerja, serta evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek yang dinilai, meliputi pengetahuan dasar K3, pemahaman budaya keselamatan kerja, kesadaran penggunaan alat pelindung diri, kemampuan identifikasi bahaya, dan perilaku kerja aman. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan simulasi keselamatan kerja efektif dalam meningkatkan kesadaran budaya K3 mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendekatan edukatif dalam pembentukan budaya K3 di lingkungan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026