Kematian ibu merupakan masalah utama dari kesehatan ibu dan anak, terutama di negara berkembang dengan deteksi dini risiko kehamilan yang belum optimal. Kartu Skor Poedji Rochjati dikembangkan untuk mengidentifikasi kehamilan berisiko tinggi melalui penilaian riwayat kesehatan, kondisi klinis, dan faktor obstetri. Tinjauan ini menelaah literatur periode 2015–2025 mengenai penerapan Kartu Skor Poedji Rochjati di fasilitas kesehatan dan tingkat komunitas. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari separuh ibu hamil yang diskrining tergolong risiko tinggi atau sangat tinggi. Hambatan utama meliputi keterlambatan pengenalan tanda bahaya, keputusan rujukan, dan akses ke fasilitas rujukan. Kartu Skor Poedji Rochjati juga berperan dalam edukasi komunitas melalui media visual dan konseling antenatal yang meningkatkan kesadaran dan skrining mandiri. Integrasi indikator Kartu Skor Poedji Rochjati ke model algoritmik membuka peluang digitalisasi skrining risiko. Secara keseluruhan, Kartu Skor Poedji Rochjati terbukti valid, praktis, dan mudah diterapkan dalam pelayanan antenatal, serta berpotensi besar menurunkan angka kematian ibu di wilayah dengan sumber daya terbatas.
Copyrights © 2025