Optimasi yang dilakukan di Daerah Irigasi Talang, Kabupaten Jember, mengkaji ketidak seimbangan neraca udara serta upaya pemanfaatan udara secara optimal dengan mempertimbangkan ketersediaan, kebutuhan, dan distribusi udara menggunakan Program Dinamik. Optimalisasi jalur penyaluran udara dan pola distribusi diarahkan sesuai dengan debit yang tersedia di setiap bangunan irigasi di wilayah tersebut. Dalam penelitian ini, fungsi kendala fokus pada volume udara yang tersedia selama setiap musim tanam, sedangkan fungsi tujuan adalah mencapai hasil maksimal berdasarkan ketersediaan air di Daerah Irigasi Talang. Hasil analisis optimasi dengan program dinamik deterministik menunjukkan peningkatan keuntungan, dengan luas lahan terairi pada Musim Tanam I sebesar 2.273,50 hektar, Musim Tanam II sebesar 2.545,83 hektar, dan Musim Tanam III sebesar 1.558,80 hektar.
Copyrights © 2026