Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran daring dan kemampuan teknologi digital terhadap keterampilan proyek digital siswa sekolah menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa sekolah menengah yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan proyek digital, angket kemampuan teknologi digital, dan lembar observasi pembelajaran daring. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji regresi dan uji simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan proyek digital siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 62,45 pada pretest menjadi 82,70 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 61,90 menjadi 69,85. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa model pembelajaran daring berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proyek digital siswa (β = 0,48; p < 0,05), dan kemampuan teknologi digital juga berpengaruh signifikan (β = 0,41; p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 53,5% terhadap keterampilan proyek digital siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran daring berbasis proyek dengan penguatan kemampuan teknologi digital siswa efektif dalam meningkatkan keterampilan proyek digital. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran daring yang berorientasi proyek serta penguatan kompetensi teknologi digital sebagai strategi pembelajaran di sekolah menengah
Copyrights © 2025