Motivasi belajar anak usia dini sering menjadi tantangan, terutama ketika pembelajaran kurang melibatkan aktivitas eksploratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi pembelajaran saintifik-eksploratif terhadap motivasi belajar anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group melibatkan 30 anak usia 5–6 tahun. Hasil menunjukkan peningkatan skor motivasi pada kelompok eksperimen dari 56,3 menjadi 82,7, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 57,1 menjadi 63,4. Uji t independen terhadap skor peningkatan menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (t(28) = 5,21, p < 0,001). Ukuran efek berada pada kategori besar (Cohen’s d = 1,90, 95% CI = 1,13–2,63). Temuan ini menunjukkan bahwa strategi saintifik-eksploratif meningkatkan motivasi belajar secara signifikan secara statistik dengan ukuran efek besar. Model ini relevan diterapkan di lembaga PAUD untuk mendorong pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.
Copyrights © 2025