Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Permainan Lempar Bola Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Wariska, Rini; Maulina, Iin; Sudarti, Sudarti
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan permainan lempar bola terhadap peningkatan kemampuan sosial anak usia dini di TK Pembina Kec.Sungai Ambawang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 8 anak kelas B. Instrumen penelitian berupa observasi dan tes kemampuan sosial anak usia dini berdasarkan perkembangan anak. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian anak masih dalam tahap perkembangan. Setelah diberi perlakuan melalui permainan lempar bola,terjadi peningkatan yang signifikan pada hasil posttest, dengan rata-rata nilai meningkat dari 7,0 menjadi 14,75. Hasil uji-t menunjukkan nilai sebesar -21.177>2.44, yang berarti terdapat pengaruh signifikan permainan lempar bola terhadap kemampuan sosial anak. Dengan demikian, penggunaan permainan lempar bola dapat menjadi media yang efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini dan juga permainan lempar bola ini juga dapat menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna untuk anak usia dini.
SENAM IRAMA PADA KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Darmawati, Darmawati; Sudarti, Sudarti; Maulina, Iin
Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_ap.v16i1.5905

Abstract

The low gross motor skills of early childhood children are evident in the lack of coordination, balance, and agility in performing daily physical activities. This condition indicates the need to implement effective, engaging learning methods, such as rhythmic gymnastics, to stimulate children's gross motor development optimally. The purpose of this study was to analyse rhythmic gymnastics on the gross motor skills of young children. This study used a qualitative, descriptive approach. The subjects were teachers and children in group B at an early childhood education institution. Data collection methods were through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used qualitative descriptive analysis. The results of the study showed that rhythmic gymnastics planning was carried out systematically, with attention to the characteristics of early childhood development, including the selection of songs and movements, and an enjoyable and educational activity flow. Rhythmic gymnastics was implemented regularly and actively involved children through movements in time with the music, helping develop their balance, coordination, flexibility, and muscle strength. Teachers evaluated the activity closely, paying attention to the process and outcomes of children's participation, and this evaluation served as a basis for improving subsequent activities.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA MAHASISWA PGPAUD UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK Maulina, Iin; Elvri, Rini
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 14 No 2 (2025): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum atau kemampuan public speaking perlu dilatih pada calon pendidik, yaitu pada mahasiswa jurusan pendidikan, khususnya calon pendidik anak usia dini. Selama perkuliahan, ditemukan beberapa mahasiswa di program studi PGPAUD UM Pontianak belum terlatih dalam public speaking. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan public speaking mahasiswa pgpaud UM Pontianak melalui metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (ptk). Penelitian ini dilakukan pada 3 (tiga) siklus yang mana tiap siklus terdapat 2 (dua) pertemuan. Indikator penelitian ini meliputi: Pengetahuan dan persiapan materi, teknik berbicara dan bahasa tubuh, serta pengelolaan waktu dan pengaturan presentasi. Persentase rata-rata kelas siklus menunjukkan sebelum tindakan 1,58%, siklus 1 naik menjadi 1,66%, siklus 2 naik menjadi 2,23, dan siklus 3 naik menjadi 2,46%. Oleh karena itu, dinyatakan tindakan selama 3 siklus dengan per siklus dua pertemuan terdapat peningkatan kemampuan public speaking melalui metode demonstrasi pada mahasiswa pgpaud UM kelas B Pontianak.
PENERAPAN METODE MONTESSORI DALAM KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI PAUD GIFTED KIDS MONTESSORI PONTIANAK Hafiza, Noor Syella; Maulina, Iin; Diana, Diana
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 1 (2026): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Montessori merupakan pendekatan pendidikan yang efektif untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini dengan memperhatikan tahapan perkembangan mereka. Melalui stimulasi indera, kebebasan memilih aktivitas, dan penggunaan media belajar yang sesuai, metode ini membantu anak belajar membaca secara alami dan menyenangkan. Penelitian ini akan menggali karakteristik serta proses perencanaan, penerapan, dan evaluasi metode Montessori dalam pembelajaran membaca permulaan di KB Gifted Kids Montessori Pontianak, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif adalah suatu cara yang digunakan untuk mendeskripsikan kejadian yang terjadi di lapangan sebagaimana adanya. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Montessori di PAUD Gifted Kids Montessori Pontianak dalam kemampuan membaca permulaan dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, menggunakan media konkret seperti Sandpaper Letters, Moveable Alphabet, dan Object Boxes untuk mendukung proses belajar yang multisensori, aktif, dan menyenangkan. Evaluasi dilakukan melalui observasi harian dan portofolio, bukan melalui penilaian angka, serta melibatkan peran aktif orang tua. Metode Montessori terbukti membantu mengembangkan kemampuan membaca anak secara natural dan tanpa paksaan. Kata kunci: Metode Montessori, Membaca Permulaan
Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak melalui Permainan Melempar Bola Hardiyanti, Risti Indri; Maulina, Iin; Diana, Diana
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.17221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan anak-anak dalam kemampuan berhitung, dengan tujuan membuktikan bahwa permainan melempar bola dapat meningkatkan keterampilan berhitung. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), data dikumpulkan melalui observasi, instrumen penilaian, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yakni 80% anak berada pada kategori berkembang sangat baik pada setiap indikator. Secara rinci, indikator mencocokkan jumlah bola dengan angka mencapai 100%, penggunaan lambang bilangan/angka untuk menghitung jumlah bola (+) juga mencapai 100%, dan penggunaan lambang bilangan/angka untuk menghitung bola yang dibuang (-) memperoleh 91,6%. Temuan ini membuktikan bahwa permainan melempar bola dapat dijadikan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak.
Strategi Pembelajaran Saintifik-Eksploratif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Maulina, Iin; Elvry, Rini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7519

Abstract

Motivasi belajar anak usia dini sering menjadi tantangan, terutama ketika pembelajaran kurang melibatkan aktivitas eksploratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi pembelajaran saintifik-eksploratif terhadap motivasi belajar anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group melibatkan 30 anak usia 5–6 tahun. Hasil menunjukkan peningkatan skor motivasi pada kelompok eksperimen dari 56,3 menjadi 82,7, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 57,1 menjadi 63,4. Uji t independen terhadap skor peningkatan menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (t(28) = 5,21, p < 0,001). Ukuran efek berada pada kategori besar (Cohen’s d = 1,90, 95% CI = 1,13–2,63). Temuan ini menunjukkan bahwa strategi saintifik-eksploratif meningkatkan motivasi belajar secara signifikan secara statistik dengan ukuran efek besar. Model ini relevan diterapkan di lembaga PAUD untuk mendorong pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak melalui Permainan Melempar Bola Hardiyanti, Risti Indri; Maulina, Iin; Diana, Diana
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.17221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan anak-anak dalam kemampuan berhitung, dengan tujuan membuktikan bahwa permainan melempar bola dapat meningkatkan keterampilan berhitung. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), data dikumpulkan melalui observasi, instrumen penilaian, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yakni 80% anak berada pada kategori berkembang sangat baik pada setiap indikator. Secara rinci, indikator mencocokkan jumlah bola dengan angka mencapai 100%, penggunaan lambang bilangan/angka untuk menghitung jumlah bola (+) juga mencapai 100%, dan penggunaan lambang bilangan/angka untuk menghitung bola yang dibuang (-) memperoleh 91,6%. Temuan ini membuktikan bahwa permainan melempar bola dapat dijadikan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak.