Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan manifestasi Fear of Missing Out (FoMO) serta kaitannya dengan perilaku phubbing pada anak usia 4-8 tahun di Kota Mataram Kecamatan Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak enam anak yang direkrut melalui observasi lapangan dan wawancara dengan tiga orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO pada anak muncul dalam tiga bentuk, yaitu kognitif, emosional, dan sosial. Anak menunjukkan kecemasan saat tidak terhubung dengan internet, rasa ingin tahu berlebih terhadap aktivitas teman, serta dorongan untuk mengikuti tren digital. FoMO berkontribusi pada munculnya perilaku phubbing, terutama pada anak dengan pola asuh permisif dan literasi digital orang tua yang rendah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial-emosional anak di era digital serta menjadi dasar bagi pendampingan digital yang lebih adaptif.
Copyrights © 2025