Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan tantangan guru laki-laki dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Sembilan narasumber; tiga guru laki-laki, tiga guru perempuan, dan tiga orang tua, serta diperkuat oleh data sekunder dari literatur dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki memiliki kontribusi penting dalam mendukung perkembangan fisik, sosial, emosional, dan pembentukan identitas gender anak. Kehadiran mereka mampu menyeimbangkan pola pengasuhan, memperkaya pengalaman belajar, dan menghadirkan figur ayah di lingkungan pendidikan. Namun, guru laki-laki juga menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kesejahteraan, tuntutan ekonomi keluarga, stigma sosial mengenai peran gender, serta posisi sebagai minoritas di lembaga PAUD. Meskipun demikian Guru Lki-laki menunjukkan komitmen tinggi terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dan perubahan perspektif masyarakat guna meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam profesi ini.
Copyrights © 2025