Penguasaan kosakata merupakan fondasi utama dalam perkembangan bahasa anak. Anak dengan hambatan bicara memiliki keterbatasan kosakata sehingga terhambat dalam berkomunikasi, prestasi akademik dan interaksi sosial. Intervensi yang berfokus pada pengembangan kosakata menjadi sangat penting untuk mendukung kemampuan anak dengan hambatan icara secara optimal serta meningkatkan kemampuan dalam berbagai konteks belajar dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses penerapan media cerita bergambar berbasis proyek dalam pembelajaran serta menganalisis perubahan kemampuan kosakata anak setelah media digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK model Kemmis dan McTaggart terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru pendidikan khusus dan 4 siswa dengan hambatan bicara usia dini di taman kanak-kanak. Data diperoleh melalui observasi dan penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan skor yang signifikan dan perkembangan yang jelas pada kemampuan kosakata anak setelah mengikuti kegiatan berbasis proyek melalui media cerita bergambar. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru pendidikan khusus dalam mendukung peningkatan kosakata anak dengan hambatan bicara. Guru perlu merancang strategi pembelajaran yang terstruktur, multisensori, dan terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari.
Copyrights © 2025