Penelitian yang dirancang untuk membantu anak tunarungu dalam meningkatkan kemampuan merangkai suku kata menjadi kata utuh. Keterbatasan pendengaran sering menyebabkan kesulitan dalam memahami struktur bahasa, sehingga diperlukan media visual yang menarik, mudah diakses, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melalui tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan ahli media, ahli materi, dan praktisi pengguna. Media kemudian diujicobakan pada anak tunarungumenggunakan desain pretest-posttest one group untuk melihat perubahan kemampuan setelah penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinilai layak, mudah digunakan, dan mampu memberikan peningkatan pemahaman dalam merangkai suku kata. Temuan ini menegaskan bahwa media digital berbasis Unity 2D dapat menjadi solusi inovatif yang mendukung pembelajaran bagi anak tunarungu, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik inklusif yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan belajar individual.
Copyrights © 2025