Studi kualitatif ini menggunakan metode fenomenologis. Ini melihat pergeseran tradisi megengan di Notoharjo Trimurjo, terutama di tiga desa: Notoharjo, Untoro, dan Purwoadi. Sebagai permulaan, tradisi megengan hanya dilakukan pada sepuluh hari terakhir bulan Sya'ban atau Ruwah. Dalam beberapa tahun terakhir, tradisi megengan telah berubah dalam berbagai bentuk dan cara, seperti yang terlihat pada tradisi megengan di Trimurjo Lampung Tengah. Kedua, tradisi telah berubah dalam hal waktu, tempat, volume, dan kunjungan pemakaman.
Copyrights © 2025