Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan sosio-kultural agraris dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Shibyan serta pengaruhnya terhadap pembentukan pola komunikasi religius dan moderat siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru Akidah Akhlak, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghubungkan materi akhlak terpuji dengan aktivitas pertanian yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti kerja sama, amanah, tanggung jawab, dan disiplin dalam budaya bertani. Pendekatan kontekstual ini membuat siswa lebih mudah memahami konsep akhlak yang abstrak karena terkait dengan pengalaman nyata mereka. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, kemampuan berdiskusi, dan pola komunikasi yang lebih sopan, inklusif, serta menghargai perbedaan. Secara keseluruhan, pendekatan sosio-kultural agraris dinilai efektif dalam menjadikan pembelajaran Akidah Akhlak lebih bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami.
Copyrights © 2025