Penentuan pemberian reward bagi guru merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja tenaga pendidik. Namun, proses penilaian yang dilakukan secara subjektif sering kali menimbulkan ketidakadilan dan kurang transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus di TK Jabal Rahmah Mulia dalam menentukan reward bagi guru dengan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dan Simple Additive Weighting (SAW). Kedua metode tersebut diterapkan untuk membantu pengambilan keputusan secara objektif berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, dan kehadiran. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di TK Jabal Rahmah Mulia. Proses analisis dilakukan dengan menghitung bobot setiap kriteria, melakukan normalisasi, serta menentukan ranking akhir guru berdasarkan skor tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS dan SAW mampu memberikan hasil peringkat guru yang konsisten dan dapat dijadikan dasar pertimbangan dalam pemberian reward yang lebih adil dan transparan. Dengan demikian, sistem pengambilan keputusan berbasis metode multi-kriteria ini dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung proses evaluasi kinerja guru di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2025