Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan senam trampolin selama 60 menit terhadap penurunan berat badan pada anggota Sanggar King Project Studio Bangun Jaya. Permasalahan yang mendasari penelitian ini antara lain masih banyaknya peserta senam yang memiliki berat badan berlebih, rendahnya kesadaran menjaga pola makan dan tidur, serta kurangnya efektivitas gerakan karena tidak mengikuti instruksi pelatih secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan melibatkan 18 peserta yang mengikuti latihan selama 18 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan berat badan dari rata-rata 65,18 kg menjadi 62,08 kg setelah mengikuti program senam trampolin. Uji statistik paired t-test menghasilkan nilai thitung sebesar 10,828 yang lebih besar dari ttabel, sehingga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Temuan ini memperkuat bahwa senam trampolin dapat menjadi alternatif efektif dalam program penurunan berat badan yang menyenangkan dan terstruktur. Dengan demikian, latihan senam trampolin direkomendasikan sebagai metode latihan fisik yang dapat membantu individu menurunkan berat badan secara sehat. Namun, keberhasilan program ini juga dipengaruhi oleh kepatuhan terhadap arahan pelatih, serta disiplin menjaga pola makan dan istirahat
Copyrights © 2026