Penelitian ini dilatar belakangi Kurangnya penggunaan media pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran PJOK di SMP IT Loa Dompu menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang memahami materi secara optimal. Metode pembelajaran yang masih didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan papan tulis menjadikan suasana belajar kurang menarik dan monoton. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi, salah satunya dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline dan mengetahui kelayakan, kepraktisan, serta keefektifannya dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi dari ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa media termasuk dalam kategori "Sangat Valid" dengan persentase kelayakan sebesar 90,6%. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh persentase 90% dengan kategori "Sangat Praktis", dan uji keefektifan dari respon siswa mencapai skor rata-rata 90,8% yang masuk kategori "Sangat Efektif". Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam mendukung proses pembelajaran PJOK di tingkat SMP.
Copyrights © 2026