Ketelitian dalam mengukur kekuatan lensa merupakan keterampilan mendasar dalam pendidikan refraksi optik yang perlu diasah secara sistematis. Lensometer digunakan sebagai alat bantu utama dalam mengidentifikasi parameter optik lensa, termasuk kekuatan sferis, silindris, dan sumbu, yang menjadi dasar dalam penyusunan resep korektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana penggunaan lensometer mampu meningkatkan akurasi pengukuran mahasiswa dalam kegiatan praktikum. Penelitian dilakukan secara kuantitatif deskriptif terhadap mahasiswa semester empat pada mata kuliah Praktikum Klinik Optik 1 di Akademi Refraksi Optisi dan Optometri Gapopin, Jakarta. Hasil pengukuran mahasiswa dibandingkan dengan nilai lensa standar, serta disertai penyebaran kuesioner untuk menilai persepsi terhadap kemudahan dan ketepatan penggunaan alat. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan lensometer secara berulang dan dibarengi dengan pembelajaran reflektif mampu meningkatkan tingkat ketepatan pengukuran mahasiswa terhadap parameter lensa korektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi penggunaan alat secara intensif dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman untuk mencapai kompetensi teknis yang optimal.
Copyrights © 2025