Artikel ini membahas puji-pujian Allah kepada Nabi Muhammad dalam perspektif At-Thabari dengan pendekatan teori Abraham Maslow. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dimensi psikologis dari pujian Allah terhadap Nabi Muhammad, yang merupakan aspek penting dalam pemahaman Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis teks Al-Qur'an dan hadis dengan menggunakan pendekatan teori Abraham Maslow tentang hierarki kebutuhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pujian Allah kepada Nabi Muhammad mencerminkan pencapaian puncak kebutuhan spiritual dalam hierarki Maslow. Nabi Muhammad dipuji karena memenuhi kebutuhan spiritual tertinggi, seperti aktualisasi diri dan transendensi, melalui pengabdian totalnya kepada Allah. Artikel ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana pemahaman psikologis dapat diterapkan dalam menafsirkan hubungan antara Allah dan Nabi Muhammad dalam konteks kebutuhan manusia. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mendalami pemaknaan teori ini terhadap pemahaman tentang peran Nabi Muhammad dalam pengembangan pribadi dan spiritual umat Islam.
Copyrights © 2025