Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kenakalan remaja pada keluarga broken home serta menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasinya. Fenomena kenakalan remaja di Desa Karangasem meningkat, khususnya pada remaja dari keluarga broken home yang ditandai dengan perceraian atau perpisahan orang tua. Kondisi ini sering menyebabkan anak kehilangan kasih sayang, perhatian, serta kontrol orang tua sehingga berujung pada perilaku menyimpang seperti mabuk-mabukan, judi slot, dan pergaulan negatif lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi remaja, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat di Desa Karangasem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja dipengaruhi oleh kurangnya perhatian orang tua, lingkungan sosial yang negatif, serta pengaruh teman sebaya. Bentuk kenakalan yang dominan adalah mabuk-mabukan, nongkrong hingga larut malam, serta perjudian daring (slot). Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam memberikan pemahaman moral, membimbing akhlak remaja, serta memperkuat ketahanan spiritual. Selain itu, dukungan tokoh agama, guru, dan masyarakat sangat membantu dalam pembinaan karakter dan pengendalian perilaku remaja. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Kenakalan Remaja, Broken Home
Copyrights © 2025