Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mahasiswi Fakultas Agama Islam, Universitas Wiralodra, menerapkan pemahaman agama mereka dalam perilaku berpakaian sehari-hari. Latar belakang penelitian ini adalah kesenjangan antara pengetahuan agama dan penerapannya secara praktis dalam pakaian wanita Muslim, di mana tren mode dan pengaruh sosial seringkali bertentangan dengan ajaran Islam. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden adalah mahasiswi Muslim dari program Pendidikan Islam, Perbankan Syariah, dan Bimbingan Konseling Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berusaha menyeimbangkan nilai-nilai agama dengan tren mode dalam gaya berpakaian mereka. Faktor internal seperti tingkat religiusitas dan pemahaman tentang aurat sangat memengaruhi pilihan pakaian. Sementara itu, faktor eksternal meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, dan tren mode modern. Terlepas dari variasi gaya berpakaian, siswa umumnya berusaha berpakaian sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, meskipun tantangan tetap ada dalam menerapkan pakaian syariat secara konsisten.
Copyrights © 2025