Program pendampingan pada usaha olahan bandeng presto bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kualitas produksi serta perbaikan strategi pemasaran. Mitra pengabdian adalah pembuat olahan bandeng presto yaitu “Omah Bandeng” yang memiliki toko/merek bernama “Pawon Kencono”. Metode pendekatan dan penerapan iptek yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan mitra meliputi pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Permasalahan yang dihadapi mitra ada dua aspek, yaitu: 1) kualitas dan kapasitas produksi, dan 2) pemasaran. Dari program ini dihasilkan luaran berupa 1) pengadaan alat teknologi tepat guna (TTG) modifikasi dari alat Low Temperature High Pressure Cooker (LTHPC) dan mesin pengemas; 2) design kemasan lebih menarik; 3) pameran produk yang dihasilkan mitra; dan 4) studi banding ke Bandeng Presto Juwana Elrina, Semarang. Dari pemantauan dan evaluasi yang dilakukan tim pengabdi, maka dapat disimpulkan mitra mendapatkan manfaat: 1) Mampu meningkatkan kuantitas produksi dan produk lebih tahan lama; 2) Kemasan lebih menarik pembeli sehingga dapat menaikkan omzet; 3) Pameran produk memperkenalkan produk kepada target pasar yang lebih luas; dan 4) Mampu meningkatkan pengetahuan kualitas produksi dari studi banding yang dilakukan.
Copyrights © 2026